Kamis, 24 Maret 2011

Wang Ziping

Wang Ziping

Seratus delapan puluh kilometer dari utara Kota Terlarang (Beijing saat ini), terletak Changzhou, tempat tinggal suku Hui. Hui adalah suku Muslim di Cina. Namun, selain Islam, ada hal yang menjadi kecintaan anggota suku, yakni tradisi seni bela diri.

Sebelum penemuan senjata, Wushu merupakan alat utama pertempuran dan pertahanan diri di Cina. Para pemimpon Hui selalu mendorong anggotanya mempelajari Wushu sebagai 'kebiasaan suci' demi memperkuat disiplin dan keberanian untuk memperjuangkan sekaligus bertahan di tanah mereka.

Saat itu masjid-masjid, bagi suku Hui, bukan hanya tempat untuk beribadah, tapi juga medan latihan bagi grandmaster untuk menempa dasar-dasar Wushu kepada murid-murid yang antusias.

Seperti banyak Hui yang lain, Wang Ziping lahir di tengah keluarga miskin. Ayahnya bekerja sebagai petinju bayaran. Saat masih bocah, Ziping menunjukkan keinginan kuat belajar Wushu. Bela diri ini adalah identitas Hui. Tidak ada Hui--yang saat itu hanya senilai upah garam--akan berani menjalani hidup tanpa "Latihan Delapan belas Pukulan Pertempuran" dan "Tinju Diagram Delapan" melekat pada tubuh dan pikiran.
Selain Wushu, Hui juga mendalami ajaran Islam. Dengan demikian kehidupan Hui adalah campuran antara buruh miskin, latihan keras dan spiritual mendalam. Kemampuan luar biasa mereka dalam Wushu bukan sesuatu yang datang sekejap mata.

Begitu pula yang dialami Ziping. Di tengah pelajaran mengaji Al Qur'an, Ziping juga harus mengangkat batu berat untuk membangun stamina, kekuatan dan galian parit yang kian lama kiat luas begitu kemampuannya melompat meningkat. Keseimbangan yang baik diasah dengan cara berbahaya. Zipping ditanam dalam tanah.
Saat itu pula Zipping membaca lantunan zikir. Kekuatan dan keseimbangannya pun bertambah berlipat ganda. Konsentrasi yang biasa dilakukan saat shalat sebagai tuntutan dalam Islam menjadi tulang punggung sesolid batu bagi gerakan mengalir Wushu.

Iklim di Changzou cukup sejuk ketika musim panas, namun dingin saat musim salju. Dalam bulan-bulan musim dingin salju jarang turun sehingga memungkina latihan tetap digelar. Zipping berlatih dengan seluruh elemen untuk membuat tangguh tubuhnya. Begitu ia menginjak usia 14 tahun, ia sudah bisa melompat lebih dari 3 meter dari posisi berdiri.

Sayang bocah dengan tubuh setegap pria dewasa dan kualitas petarung itu tak memiliki guru. Ayahnya yang keras kepala menolak memasukkan Zipping ke sekolah Wushu. Setengah putus asa mencari guru dan teman, ia jatuh ke dalam komunitas rahasia yang menyebut diri mereka "Jurus Kebenaran dan Keharmonian".

Akhirnya Wang Zipping memutuskan pergi dan mengembara ke selatan Jinan, di mana ia menjadi musafir yang tinggal di sebuah Masjid Besar. Dalam ruang utama masjid itulah, Zipping bertemu pria seperti dirinya, seorang petinju. Ia bernama Yang Hongxiu, grandmaster Wushu yang akhirnya menjadi gurunya.

Dan Zipping pun dengan serius mulai mempelajari gerakan burung dan mamalia, seperti elang menukik menyambar mangsa, gerakan kelinci melintas padang rumput, hingga lompatan jitu anjing menghindar dari bahaya. Ia menyerap semua karakter gerakan itu kemudian menciptakan gayanya sendiri. Stamina dan refleksnya yang kian berkembang, membuat Zipping tak hanya kuat tetapi juga cepat--sebuah kombinasi mematikan dalam Wushu.

Seorang dianggap Grandmaster ketika ia mampu menggunakan alat apa pun sebagai senjata. Pengembangan kemampuan ini adalah seni sekaligus kebutuhan dalam Wushu. Zipping, menjadi luar biasa fasih dengan semua senjata utama.

Dia sangat mahir terutama dalam melakukan Qinna, yakni teknik sergapan yang dapat mengunci sendi dan otot-otot lawan dalam persiapan melakukan serangan dahsyat; Shuaijiao. Nama yang terakhir itu adalah gaya bertarung tangan kosong yang menggabungkan prinsip Tai Chi, Hard Qigong dan Teknik Meringankan Tubuh.

Ia mendapat pengakuan sebagai seniman bela diri yang utuh. Pada saat bersamaan ia juga pakar dalam trauma tulang. Ia mengombinasikan pengetahuan mendalam dalam Qinna dengan ketrampilang mengatur tulang. Akhirnya ia menemukan sistem penyembuhan untuk cedera Wushu dan olahraga di utara Cina.



Legenda Klasik
Banyak kisah, ada yang asli dan juga sekedar mitos, yang telah disematkan pada sosoknya. Namun yang selalu diulang adalah kisah satu ini.

Selama melakukan praktek pengobatan di Jiaozhou, Jerman ditugaskan untuk membangun rel kereta api dari kawasan itu menuju Jinan. Proyek mercusuar itu adalah harga mahal yang harus dibayar setelah Ratu Ci'xi gagal dalam pemberontakan tinju. Rel dibuat dengan yang tujuan memperluas dan mengkokohkan kontrol Eropa atas daratan Cina.

Reputasi Zipping bukannya tak diketahui oleh Jerman. Lebih cerdas dan berani dari pada koleganya, para Jerman berupaya mempermainkannya. Seorang petinggi militer Jerman bersiasat dengan menempatkan penggilingan batu besar di depan stasiun rel kereta api dan menantang siapa pun untuk mengangkatnya.

Zipping yang tidak pernah bisa tahan dengan penghinaan terhadap orang Cina, secara alami langsung gusar. Seperti yang diharapkan Jerman, Zipping masuk perangkap.

"Bagaimana kalau saya bisa mengangkatnya," tanya Zipping.

"Maka gilingan itu menjadi milikmu," para Jerman menjawab dengan tampang mengolok-olok.

"Bila saya gagal?"

"Maka kamu harus membayar,"

Zipping denga mudah mengangkan gilingan batu itu, meninggalkan para Jerman tercengang-cengang. Seorang warga Amerika yang bekerja sebagai guru fisika di tempat itu, menyaksikan aksi Zipping. Ia pun menantang duel.

Saat berjabat tangan mengawali pertandingan, tiba-tiba si Amerika dengan kuat memegang tangan Zipping dan berupaya membantingnya ke tanah. Zipping secepat kilat menyapukan kaki ke bagian bawah tubuh lawannya dan membuatnya ambruk.

Karena reputasinya, Zipping ditunjuk sebagai kepala Divisi Shaolin di Institut Pusat Seni Bela Diri. Ia juga pernah menjabat wakil presiden Asosiasi Whusu Cina, organisasi Wushu tertinggi di CIna.

Ia memegang banyak gelar dan tanggung jawab, termasuk konsultan sejumlah rumah sakit besar di penjuru Cina. Karirnya sebagai pakar bela diri juga kian menajam setelah ia melakoni banyak duel dengan orang asing. Ia selalu ingin membuktikan bahwa Cina bukan ras inferior.

Meski dalam usia senja, Zipping tak pernah kehilangan kekuatan dan kecepatannya. Pada 1960 ketika ia menjadi pelatih dan direktur grup pelajar Wushu yang menyertai perdana menteri saat itu, Zhou Enlai, melawat ke Burma, ia diminta mendemonstrasikan kemampuannya. Di depan tuan rumah ia menampilkan jurus dengan senjata luar biasa berat, Pedang Naga Hitam. Dengan teknik tinggi, kemampuan dan semangat muda, tak satupun orang berpikir ia telah berkepala delapan.

Sumber : Republika


Rabu, 23 Maret 2011

Khasiat Singkong



Efek makologis dari singkong adalah sebagai anti oksidan, anti kanker, anti tumor, dan menambah nafsu makan. Adapun bagian umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.



Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Sedangkan daun singkong selain mengandung vitamin A, B1 dan C, juga mengandung kalsium, kalori, fosfor, protein, lemak, hidrat arang dan zat besi. Sementara kulit batangnya mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosa, dan kalsium oksalat.



Manfaat Singkong Untuk Kesehatan



Penyakit yang dapat disembuhkan:



Rheumatik

Dapat dilakukan dengan pemakaian dalam dan pemakaian luar.

-Pada pemakaian luar sebanyak 5 lembar daun singkong ditambah 15 gram jahe merah dan kapur

sirih secukupnya dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya, kemudian diaduk dan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.

-Pada pemakaian dalam 100 gram batang singkong ditambah 1 batang sereh dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnyasebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari



Sakit Kepala

Daun singkong ditumbuk, lalu digunakan untuk kompres



Demam

60 gram batang pohon singkong ditambah 30 gram Jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian

ramuan disaring dan diminum 200 cc. Lakukan dua kali sehari.



Luka Bernanah

Batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk lakukan garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban. Untuk yang terluka karena benda panas, singkong diparut lalu diperas, airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.



Diare

7 lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc . Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.



Cacingan

60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur.



Beri-beri

200 gram daun singkong dimakan sebagai lalapan



Manfaat Lain



-Meningkatkan Stamina

Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan 5 butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambah air secukupnya.

Ditambah madu dan diminum.

- Menetralisir Efek Radiasi Nuklir.

Singkong mentah bermanfaat menetralisir efek radiasi nuklir. Jauh lebih efektif dibandingkan iodium. Bisa dibalurkan ke badan atau dimakan.



Sumber : http://www.facebook.com/?sk=lf#!/dedi.misbah/posts/1586566074720







Sabtu, 05 Maret 2011

Bila Anda Mengalami “Penahanan ” oleh Polisi

catched

Seandainya suatu saat Anda, atau temen Anda, atau keluarga Anda mengalami “penahanan” oleh polisi…..(kita tidak mengharapkan itu terjadi pada diri kita) maka
Aturan paling dasar (n sederhana, tapi sering diabaikan terutama karena faktor “tegang dan takut”) saat anda menjadi tersangka atas suatu kasus n berurusan dengan polisi adl Lakukan apa yang mereka perintahkan. Tapi lebih jauh lagi, berikut ini adl HAL2X YANG ANDA BERHAK LAKUKAN, dgn 7an melindungi hak-hak anda sbg tersangka:

1. Jangan repot2x meyakinkan polisi bahwa anda tdk bersalah. Sebab, INI TIDAK BERGUNA! Polisi tsb hanya butuh “probable cause” bahwa anda telah melakukan tindak kejahatan n menahan anda. Dia tdk menentukan apakah kesalahan anda, dan dia (pada dasarnya) TIDAK PEDULI apakah anda bersalah atau tidak. ADALAH TUGAS HAKIM UNTUK MEMBEBASKAN ANDA jika polisi telah salah menangkap anda. Jika anda merasa sangat perlu untuk meyakinkan polisi, INGAT, sangat dimungkinkan anda malah mengatakan sesuatu yg justru akan memberatkan kasus anda.

2. Jangan kabur. Sederhana, sulit bagi anda utk kabur dari polisi. Ini justru akan memancing polisi utk menahan anda dgn cara yg kasar (pada akhirnya mencederai anda). Worst case, polisi mengira anda lari ‘coz anda membawa senjata api, akibatnya polisi terpaksa menggunakan senjata mereka

3. Anda berhak untuk (dan sebaiknya) DIAM terutama jangan berbicara apapun yg bersangkutan secara langsung maupun tdk langsung dgn kasus. Ingat konsep Miranda: tersangka berhak diam, n apapun yg tersangka katakan (jika mungkin) dpt digunakan sbg alat bukti yg memberatkan kasus anda. Polisi n jaksa punya kecenderungan utk mengabaikan kata2x anda yg akan meringankan hukuman anda, sebaliknya akan mengeksploitasi setiap “kesalahan berbicara” utk memberatkan hukuman anda.

4. Anda berhak untuk Tidak memberikan izin untuk melakukan pencarian/penggeledahan. Tanpa surat resmi, mereka TIDAK PUNYA HAK utk melakukan penggeledahan (kecuali jika anda mengijinkan). Contoh, polisi hendak menggeledah rumah anda, katakan “KALIAN TIDAK SAYA IJINKAN UNTUK MELAKUKAN PENGGELEDAHAN” Kemudian jika katakanlah tetangga/penonton (atau siapapun yang tidak berhubungan dgn anda) mendengar statement anda barusan n menemukan “bukti”. Anda dpt MENEMPUH JALUR HUKUM agar bukti tsb tdk dpt digunakan oleh polisi, asyik kan?

5. Jika polisi menggeledah rumah/mobil anda, jangan bereaksi sedikitpun, diamlah, jgn melihat kemana-mana (sering orang malah melihat ke tempat mereka menyembunyikan barang bukti -mencurigakan). Jangan juga jawab pertanyaan polisi (anda berhak), trutama jika polisi bertanya: “Barang ini punya siapa?”

6. Saat tertangkap tangan jangan melawan. Sangat mungkin anda justru akan mencederai diri anda sendiri. Lebih gawat lagi, jika anda mencederai polisi, mereka bs mengubah tuduhan anda dari kejahatan ringan menjadi berat.

7. Jangan mencaci-maki polisi sekalipun anda adl korban salah tangkap. POLISI PUNYA KELELUASAAN UTK MENENTUKAN TUDUHAN MEREKA TERHADAP ANDA. Sekali lagi, mereka dpt mengubah tuduhan anda dari kejahatan ringan menjadi berat. Lebih parah lagi, polisi yg tersinggung bisa saja (ini sering terjadi) “kongkalikong” dgn Jaksa untuk membuat sidang anda “tidak menyenangkan”.

8. Saat interogasi, Jangan percaya apapun yang dikatakan polisi agar anda bicara. POLISI BERHAK BERBOHONG utk memancing anda mengaku. Berikut ini bbrp metode yg umum:
a. “Mengakulah agar hukuman anda dapat lebih ringan” -bohong besar. Yang menjadi lebih ringan adl pekerjaan para polisi utk membuat anda mengaku
b. Misal ada 2 tersangka (diinterogasi scara terpisah), polisi berkata: “Mengakulah, temanmu yang di sana sudah mengaku tuh” -bohong besar, karena polisi mengatakan hal yg sama pada teman anda (semoga tdk tertipu).
Lebih jauh lagi, jika anda mengalami “penganiayaan” dlm interogasi anda, segera hubungi pengacara anda utk tindakan lebih lanjut.

9. Jika anda sedang ada di dalam rumah, polisi diluar jangan ijinkan polisi untuk masuk (tanpa surat penahanan), jangan pula keluar rumah. POLISI BIASANYA MEMBUTUHKAN SURAT PENAHANAN utk menahan subyek yang berada dlm rumahnya, tentu saja jika anda keluar rumah ini akan memudahkan mereka untuk menahan anda . Jika polisi meminta anda utk keluar, katakan “Anda tidak boleh masuk, saya mau bicara dari sini saja” Dan sekali lagi mengulangi poin ke-2: JANGAN KABUR!!

10. Jika anda ditangkap diluar rumah kemudian polisi menawarkan anda utk pulang tlebih dulu (sblm ke kantor polisi) utk ganti baju, menghubungi keluarga anda atau alasan apapun, sebaiknya jangan terima tawaran ini! Yang polisi inginkan adl anda masuk ke dlm rumah sementara polisi yang mengawal anda ikut masuk kemudian melakukan penggeledahan. Metode yg sama berlaku utk (katakanlah) mobil anda.

CATATAN AKHIR: Saat anda ditahan oleh polisi, berarti anda sudah masuk ke dalam “game” polisi tsb, ironisnya kebanyakan dari kita tidak tahu bagaimana aturan permainan yang (tentu saja) telah ditentukan oleh polisi. Satu lagi, [u]JIKA POLISI PUNYA CUKUP BUKTI, MEREKA AKAN MENAHAN ANDA, JIKA TIDAK, MEREKA AKAN MEMBUAT ANDA MENYEDIAKAN BUKTI TERSEBUT UNTUK MEREKA[u]
Semoga bermanfaat…


Sumber:forum.detik.com



Sabtu, 26 Februari 2011

Kiat Sehat Ala Rasulullah SAW


Rasulullah bersabda :

"Mu'min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mu'min yang lemah ......"(HR Muslim)

Bagaimana agar senantiasa sehat seperti Rasulullah? Ikuti resepi berikut :

SELALU BANGUN SEBELUM SHUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara shubuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan

AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumát beliau mencuci rambut2 halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi.
"Mandi pada hari JUmát adalah wajib bagi setiap orang2 dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman"(HR Muslim)

TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :
"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak ( tidak sampai kekenyangan)"(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dg adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan

GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya.
Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori2 terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung

TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : "Jangan Marah" diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta 'awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT

TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.


Sumber : http://histks.multiply.com/reviews/item/20

Sabtu, 20 November 2010

Gempa Berdasarkan Perspektif Rasulullah dan Para Sahabat

Setidaknya dua kali gempa tercatat dalam riwayat hadits Nabi. Yang pertama di Mekah. Dan kedua di Madinah.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQtPaMUfZHxGbfE3Hk9533znCWEf3c80tkTJntf0kp0tYHOiASezP5nrA3TfmeN2TRybk-vQ5sHEW8QEZB8uMPUAaP1dkv6QYuYCnkQW6dNUd5dRAeS1TQxnSmOLSfPYqEt8gx_1RMEI3o/s320/gempa_bumi.jpg
Pertama, Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Kuzaimah, ad-Daruquthni, dan lainnya dari Utsman bin Affan bahwa dia berkata,

“Apakah kalian tahu Rasulullah pernah berada di atas Gunung Tsabir di Mekah. Bersama beliau; Abu Bakar, Umar dan saya. Tiba-tiba gunung berguncang hingga bebatuannya berjatuhan. Maka Rasulullah menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Tsabir! Yang ada di atasmu tidak lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang Syahid.”

Kedua, hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata:

“Nabi naik ke Uhud bersamanya Abu Bakar, Umar dan Utsman. Tiba-tiba gunung berguncang. Maka Nabi menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Uhud! Yang ada di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.”


Di antara pelajaran besar dalam dua riwayat di atas bahwa ternyata gunung tidak layak berguncang saat ada 4 manusia terbaik ada di atasnya. Nabi harus menghentakkan kaki dan mengeluarkan perintah kepada gunung untuk menghentikan guncangan tersebut.

Di sinilah pelajaran besarnya bagi kita sebagai analisa pertama tentang gempa. Bahwa keberadaan orang-orang shaleh di sebuah masyarakat membuat bumi tidak layak berguncang. Kriteria keshalehan sangat spesifik disebutkan dalam riwayat tersebut. Untuk kita, hanya tinggal dua pilihan mengingat sudah tidak ada lagi nabi. Yaitu: Shiddiq. Kriteria utama Abu Bakar adalah beriman tanpa ada rasa keraguan sedikit pun. Dan Syahid. Mereka yang meninggal fi sabilillah.

Jika manusia dengan dua kriteria itu masih banyak yang hidup di atas bumi, maka bumi tidak layak gempa. Sebaliknya, gempa terjadi manakala bumi telah sepi dari keberadaan orang-orang dengan keimanan tanpa ada kabut keraguan dan orang-orang yang meninggal fi sabilillah.

Dalam riwayat mursal yang disebutkan oleh Ibnu Abid Dun-ya, setelah Rasulullah menenangkan guncangan beliau berkata kepada para shahabat,

http://munajahcinta.files.wordpress.com/2009/10/jemb_siti_nurbaya.jpg?w=450&h=299
“Sesungguhnya Tuhan kalian sedang menegur kalian, maka ambillah pelajaran!”

Gempa di Mata Umar bin Khattab radhiallahu anhu

Gempa juga tercatat pernah terjadi di Masa kekhilafahan Umar, sebagaimana yang disampaikan dalam riwayat Ibnu Abid Dun-ya dalam Manaqib Umar. Madinah sebagai pusat pemerintahan kembali berguncang. Umar menempelkan tangannya ke tanah dan berkata kepada bumi, “Ada apa denganmu?” Dan inilah pernyataan sang pemimpin tertinggi negeri muslim itu kepada masyarakat pasca gempa,

“Wahai masyarakat, tidaklah gempa ini terjadi kecuali karena ada sesuatu yang kalian lakukan. Alangkah cepatnya kalian melakukan dosa. Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika terjadi gempa susulan, aku tidak akan mau tinggal bersama kalian selamanya!”

Kembali, generasi terbaik itu mengajarkan ilmu mulia bahwa gempa terjadi karena dosa yang dilakukan oleh masyarakat. Umar dengan tegas menyatakan itu. Lebih tegas lagi saat dia bersumpah bahwa jika terjadi gempa susulan, Umar akan meninggalkan Madinah. Karena itu artinya dosa kembali dikerjakan dan tidak kunjung ditaubati.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPZs_h9Yiagmn4Wc4Tq7wEVRXCKxJ595cK_MuqJHcIO6a_chEULFYpIrVfMyEuuDkFnggMvFEWyG2xNTTxT2H22hYwk4MH70NL5agcpyxKjf0ALpjNBmVn-ydOHqLHYcetRS-gVv3w4eTr/s400/gempa+tsunami.jpg
Gempa di Mata Ka’ab bin Malik radhiallahu anhu

Shahabat Ka’ab bin Malik mempunyai pendapat yang mirip dengan Umar bin Khattabh. Inilah pernyataan lengkapnya tentang gempa,

“Tidaklah bumi berguncang kecuali karena ada maksiat-maksiat yang dilakukan di atasnya. Bumi gemetar karena takut Rab nya azza wajalla melihatnya.”

Ka’ab menyebut bahwa guncangan bumi adalah bentuk gemetarannya bumi karena takut kepada Allah yang Maha Melihat kemaksiatan dilakukan di atas bumi-Nya.

Gempa di Mata Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha

Inilah pelajaran yang diberikan oleh guru besar para shahabat dan tabi’in sepeninggal Nabi selama 47 tahun; Aisyah istri Nabi, seperti yang disampaikan oleh Ibnu Qayyim dalam kitabnya al-Jawabul Kafi.

Suatu saat Anas bin Malik bersama seseorang lainnya mendatangi Aisyah. Orang yang bersama Anas itu bertanya kepada Aisyah: Wahai Ummul Mukminin jelaskan kepadaku tentang gempa.

http://heavenawaits.files.wordpress.com/2008/05/kobe_earthquake.jpg
Aisyah menjelaskan,

“Jika mereka telah menghalalkan zina, meminum khamar dan memainkan musik. Allah azza wajalla murka di langit-Nya dan berfirman kepada bumi: guncanglah mereka. Jika mereka taubat dan meninggalkan (dosa), atau jika tidak, Dia akan menghancurkan mereka.

Orang itu bertanya kembali: Wahai Ummul Mukminin, apakah itu adzab bagi mereka?

Aisyah menjawab, “Nasehat dan rahmat bagi mukminin. Adzab dan kemurkaan bagi kafirin.”

Anas berkata: Tidak ada perkataan setelah perkataan Rasul yang paling mendatangkan kegembiraan bagiku melainkan perkataan ini.

Sangat gamblang dan jelas penjelasan Ummul Mukminin Aisyah tentang penyebab spiritual gempa. Tiga dosa yang semuanya marak di zaman kita ini. Khusus untuk dosa yang pertama, Aisyah menggunakan kata istabahu yang artinya masyarakat telah menganggap zina itu mubah. Zina tidak hanya dilakukan, tetapi telah dianggap mubah. Dari ucapan, tindakan, kebijakan sebuah masyarakat bisa dibaca bahwa mereka yang telah meremehkan dosa zina, memang layak dihukum dengan gempa.


Inilah Kesimpulannya...

Dari semua pernyataan hamba-hamba terbaik Allah di muka bumi ini tentang gempa, ternyata penyebab spiritual gempa adalah sebagai berikut:

1. Sedikitnya orang-orang shiddiq dan syahid yang tinggal di atas muka bumi

2. Masyarakat telah melegalkan zina

3. Masyarakat telah mengkonsumsi khamar (narkoba)

4. Masyarakat telah memainkan musik



Dan Inilah 4 Solusi dari Khalifah Adil...

Umar bin Abdul Aziz yang memerintah tahun 99 H – 101 H dengan prestasi fantastik dalam memakmurkan masyarakatnya hanya dalam 29 itu memberikan solusi terhadap gempa. Hal ini berawal dari gempa yang terjadi di zaman pemerintahannya. Selepas gempa mengguncang, Umar bin Abdul Aziz segera menulis surat instruksi kepada semua jajaran pejabatnya di seluruh negeri kekuasaannya. Dan inilah instruksinya,

“Gempa ini adalah sesuatu yang Allah azza wajalla gunakan untuk menegur hamba-hamba-Nya. Saya telah menulis perintah ke seluruh wilayah agar mereka keluar pada hari yang telah ditentukan pada bulan yang telah ditentukan, siapa yang mempunyai sesuatu maka bershadaqahlah karena Allah berfirman,

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى (14)

وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى (


14. Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),
15. dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat. (Qs. Al-A’la: 14-15)

Dan katakanlah sebagaimana Adam berkata,

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A’raf: 23)

Dan katakanlah sebagaimana Nuh berkata,

وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi." (Qs. Hud: 47)

Dan katakanlah sebagaimana Yunus berkata,
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." (Qs. Al-Anbiya’: 87)

http://pinoytutorial.com/lifebytes/wp-content/uploads/2010/02/Chile-Earthquake.jpg

Wallahu a’lam

Membuat Api

Suatu metode yang sangat sederhana : cara membuat nyala api hanya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat (kentang, pasta gigi/odol, garam, tusuk gigi/lidi, kabel dan kapas).

Sedikit penjelasan : Apa yang terjadi di sini adalah bahwa fluoride dalam pasta gigi dan garam yang membentuk suatu elektrolit yang bereaksi terhadap tembaga dan seng (lapisan pd kawat kabel). Hal yang penting adalah kita bisa mendapatkan kedua ujung kabel (kawat) yang satu anoda dan yang lainnya katoda.

Menunggu 5 menit memungkinkan bahan kimia ygan ditempatkan didalam kentang bereaksi dan membangun sebuah muatan listrik, dan kentang yang kita gunakan bertindak sebagai baterai, kemudian panas dihasilkan oleh kosleting kedua ujung kabel dalam kentang sehingga memicu nyala api pada kapas.















Video Clip