Rabu, 11 Agustus 2010

Proses Pembuatan French Fried




1. Kentang di potong kecil kecil



2. Kentang direbus setengah matang dikasih garam dikit



3. Kentang diangkat dan ditiris/didiamkan 15-20 menit



4. Membuat campuran tepung beras dan soda kue



5. Sekarang mencampurkan adonan tadi dengan kentang



6. Proses penggorengan



7. Siap dihidangkan



Sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4443536



Air Murni Terbaik Ternyata Ada Di Tanaman Kaktus Berduri


http://www.windows2universe.org/earth/images/cactus_big.jpg

Peneliti University of South Florida menemukan air murni terbaik ada di pir kaktus berduri. Penghuni gurun ini sangat efektif dalam memindahkan sedimen dan bakteri dari air kotor dan berita baiknya tumbuhan ini bisa hidup di seluruh dunia.

Penelitian ini bukan yang pertama mendapati kemampuan tumbuhan kaktus itu. Komunitas Meksiko pada abad 19 menggunakan kaktus sebagai perangkat untuk memurnikan air. Lapisan getah yang tebal pada kaktus yang menyimpan air, adalah bagian yang bertanggung jawab untuk memurnikan air tersebut.

http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/01/0e/24/2e/cactus.jpg

Peneliti kemudian menyarikan getah dan menambahkan ke dalam air yang kotor karena sedimen dan bakteri.

Getah mengakibatkan sedimen dan bakteri bergabung, kemudian mengendap di bagian bawah dan memisahkan 98 % bakteri di dalam air.

Peneliti melihat komunitas di negara berkembang menggunakan kaktus di kehidupan sehari-hari mereka. Mereka biasa merebus sepotong kaktus untuk mendapatkan getah kemudian menambahkan getah tersebut ke dalam air, sama seperti yang dilakukan para peneliti.

http://www.statesymbolsusa.org/IMAGES/Texas/Prickly_Pear_Cactus_3_.jpg

Namun masih ada rintangan yang harus diatasi. Sumber daya yang perlu dipersiapkan untuk mengembangkan penyebaran kaktus dan bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa air yang telah disaring ini benar-benar bebas bakteri.

Jika beberapa masalah ini dapat dipecahkan, maka air yang murah dan bersih dapat dijangkau jutaan orang yang kekurangan sumber daya alam ini.


Sumber : http://berita-apa-aja.blogspot.com/2010/07/air-murni-terbaik-ternyata-ada-di.html


Tips Meredam Amarah


Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk
mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif.
Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah s.a.w. bersabda "Sebaik- baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai" (H.R. Ahmad).
Dalam riwayat Abu Hurairah dikatakan "Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah" (H.R. Malik). Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk
orang yang kuat.

Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan :

1. Membaca Ta'awwudz. Rasulullah bersabda " Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu "a'uzubillahi min asyaithaanir rajiim". " Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk" (HR Bukhari Muslim).
2. Berwudlu. Rasulullah bersabda "Kemarahan itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah" (HR Abu Dawud).
3. Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakan " kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga bertidurlah" (H.R Abu Dawud).
4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan " Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulitmasalah, kalau kalian marah maka diamlah" (HR, Ahmad).
5. Bersujud, artinya shalat sunnah minimal dua rakaat. Dalam sebuah hadist dikatakan " Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah dilehernya? maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud)" (HR. Tirmidzi).


Tips Ampuh Lolos dari Razia Polisi

Tips Ampuh Lolos dari Razia Polisi - Tidak siang, tidak sore, tidak malam sering sekali terjadi dan atau di gelar aksi razia dari polisi. Baik razia resmi yang di sertai dengan surat resmi maupun razia yang tidak resmi tanpa di sertai surat resmi. Razia yang di lakukan oleh bapak-bapak polisi ini biasanya di gelar karenya adanya kasus curanmor dan lainnya. Namun seringnya hanya sekedar untuk meneliti para pengendara yang melanggar, contohnya : tidak mempunyai SIM (Surat Izin Mengemudi), STNK dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.

Tips Ampuh Lolos dari Razia PolisiKali ini saya akan memberikan tips ampuh lolos dari razia polosi agar kalian yang biasanya melanggar bisa lolos dari razia tersebut. Untuk dapat lolos dari razia polisi yang paling aman yaitu bersikaplah santai, walau anda melanggar salah satu peraturan dalam berkendara.

Saat anda di suruh berhenti dan di belokkan ke tempat yang sepi untuk di cek kelengkapannya dalam berkendara yang anda harus lakukan adalah santai dan selalu biasa saja. Jangan sampai anda terlihat gugup dan atau cemas karena anda melanggar contohnya saja anda tidak memiliki SIM.

Selanjutnya sebelum anda di periksa kelengkapannya dalam berkendara langsung saja anda tanya ke pada salah satu polisi tersebut tempat untuk mengurus pelanggaran yang anda buat. Tidak usah terlalu lama setelah anda bertanya langsung saja anda menuju ke tempat untuk mengurus pelanggaran anda (namun jangan sampai STNK atau surat anda yang lain di bawa polisi).

Setelah anda sampai di tempat untuk mengurus razia tadi anda sok aksi saja berkerumun dalam ke rumunan orang-orang yang melanggar lainnya. Anda lakukan hal ini sekiranya sampai menurut anda ini aman untuk melarikan diri.

Menurut pengalaman saya yang sering masuk razia karena tidak punya SIM, saya selalu lolos dengan tips ini. So buktikan saja sendiri dan lihatlah hasilnya dari tips ampuh lolos dari razia polosi ini.

Namun dalam trik ini anda harus punya banyak ide yang kreatif untuk menghendel atau mengajak bicara salah satu polisi yang ada di dekat anda agar anda dapat dengan mudah lolos dari razia tersebut. Contohnya saja anda mengobrol dan menanyakan di mana tempat sidang berlangsung bila anda tertangkap dan lain sebagainya.

Inti dari tips ampuh lolos dari razia polisi ini adalah anda harus pandai berbicara dan berakting seolah-olah anda sudah terkena razia dan tinggal mengurusnya di persidangan. Oleh karena itu mulailah latihan berbicara dari sekarang agar nanti saat anda masuk dalam razia anda dapat sedikit mengecoh para polisi yang sedang melakukan razia tersebut.

Sekian saja tips ampuh lolos dari razia polosi kali ini, mudah-mudahan dapat di manfaatkan dengan baik dan benar. Sebenarnya saya memberikan tips ini agar para polisi semakin disiplin dan waspada dan memperketat razianya agar tidak ada yang meloloskan diri seperti yang saya lakukan ini. Karena saya sudah melakukan tips ini sejak saya SMP hingga sekarang, walaupun sekarang saya sudah mempunyai SIM namun tindakan seperti ini masing sering saya lakukan.

Sumber : http://wonderhot.blogspot.com/2010/08/tips-ampuh-lolos-dari-razia-polisi.html

Fearless


Film FEARLESS diambil dari kisah nyata maha guru Huo Yuanjia (1869-1910) pendiri Jin Wu Sports Federation.

Pada awalnya Huo Yuanjia (Jet Li) adalah seorang ahli Ilmu Beladiri muda yang sombong dengan satu tujuan, menjadi yang terbaik apa pun risikonya. Keinginannya tersebut menjadi tragedi ketika ia mengalahkan salah satu lawannya. Akibatnya pengikut lawannya membalas dendam kepada Huo dengan membunuh seluruh keluarga Huo.

Setelah kejadian itu, Huo menjadi kehilangan arah hidupnya. Dalam keadaan bingung dan cemas Huo meninggalkan kota dan pergi ke daerah pedalaman. Ia memutuskan meninggalkan segalanya yang ia pernah inginkan dan perjuangkan. Ia kemudian tinggal di sebuah desa terpencil. Di desa tersebut Huo tinggal bersama wanita tua dan cucu perempuannya yang buta. Di sana, Huo mempelajari kembali semua hal tentang kehidupan.

Setelah Huo banyak belajar akan arti hidup, ia kemudian memutuskan kembali ke kota untuk memperbaiki kehidupan masa lalunya. Huo lalu berjuang di turnamen Beladiri untuk membela kehormatan Cina melawan agresi asing. Dalam turnamen tersebut, Huo melawan beberapa ahli beladiri dari berbagai negara.

Download gratis filmnya disini


Selasa, 10 Agustus 2010

Latihan Khusus Padepokan Hikmatul Iman

Padepokan Hikmatul Iman

Latihan di padepokan adalah sebuah program yang disediakan beserta fasilitas dan kebutuhan anggota yang sungguh-sungguh dan benar-benar ingin mendalami keilmuan dan latihan LSBD Hikmatul Iman.

Anggota akan berada dalam kondisi dan lingkungan yang baru, dimana perubahan kondisi itu dapat digolongkan sebagai kondisi perubahan lingkungan ekstrem. Di mana anggota akan tinggal dengan fasilitas minim, bersama kelompok/timnya (yang terdiri dari orang-orang/individu-individu yang baru dikenalnya), berada dalam aturan dan disiplin ketat, jam dan rutinitas aktivitas yang baru, padat dan ketat. Terisolasi dari fasilitas dunia luar/modern, komunikasi yang terbatasi dengan dunia di luar padepokan.

Tingkat stress dan kejenuhan, kebosanan bahkan intrik dan keputus-asaan akan sangat tinggi dengan kondisi tersebut, dan hanya mereka yang berniat tulus, teguh untuk konsisten dengan komitmen, paham dan sadar akan situasi, kondisi serta efek dan dampaknya yang akan sanggup melalui masa satu tahun latihan dengan hasil yang positif.

Kesalahan pertama dan berakibat fatal dari anggota adalah mereka selalu membayangkan tentang kondisi latihan, kondisi padepokan, suasananya, pencapaian yang akan mereka dapatkan dan lain sebagainya tentang latihan khusus padepokan serta setelah masa latihan itu selesai sebelum mereka menjalaninya. Membayangkan melakukan semua kegiatan fisik yang sangat berat selama 6 jam tentulah mudah, membayangkan berdiam pada satu posisi berusaha fokus pada hawa di satu titik selama 6 jam tentu saja mudah. Hal yang mereka lalaikan adalah bayangan dan kondisi nyata adalah dua hal yang sangat bertolak-belakang. Mereka akan mendapatkan kekecewaan, merasa menyesal, lalu tertekan, kemudian frustasi dan putus-asa. Bagi mereka yang kemudian berhasil menguasai kembali dirinya setelah mengalami frustasi dan keputus-asaan, mereka akan berhasil mengikuti masa latihan selanjutnya dan mendapatkan kebaikan bagi diri mereka, sedang bagi mereka yang tidak, setelah frustasi/putus-asa itu mereka akan menjadi nekat atau stress berat (rusak berat mental dan pikirannya).

Pemikiran salah lainnya, anggota cenderung beranggapan bahwa tenaga dalam adalah tentang penguasaan hawa panas semata. Padahal penguasaan tenaga dalam, pemanfaatan serta aplikasinya adalah tentang kontrol dan pengendalian diri, tentang iman dan takwa.

Pemahaman salah selanjutnya adalah konsep pemahaman skeptis tentang apa itu iman dan apa itu takwa, terutama dalam konteks peningkatan kualitas dan kemampuan diri/tubuh.

Yang lebih salah lagi, beberapa dari mereka bahkan mengharapkan bahwa kemampuan dan kelebihan itu akan mereka dapatkan dengan sendirinya asalkan mereka mengikuti saja dan bertahan selama satu tahun, bahkan yang terburuk dari harapan mereka adalah mereka akan mendapatkannya secara instant baik itu disebabkan karena karomah, atau kejadian kebetulan ataupun transfer dari Guru Utama.

Ada lagi pemikiran salah yang berkembang ketika berada dalam masa latihan, hal ini dikarenakan adanya sistem Tim yang diberlakukan selama masa latsus. Padahal sistem tim ini adalah untuk menjalani disiplin yang berakibat pada penerapan konsekuensi dan reward secara tim. Anggota cenderung berfikir, apabila salah seorang dari anggota tim berhasil mencapai pencapaian tertentu, maka dirinya pun akan ‘terkondisikan’ untuk mencapai hal yang sama, baik itu karena sengaja maupun tidak sengaja. Kelalaian berfikir anggota dalam hal ini adalah, mereka sungguh melupakan bahwa pencapaian dalam hal apapun adalah individual, pencapaian itu adalah dampak langsung/tidak langsung dari konsistensi dan kesinambungan niat-do’a-ikhtiar kemudian keselarasan/sinergitas semesta.

Namun, pemahaman tersebut cenderung disalah-artikan kembali dengan berfikir bahwa, jika pada akhirnya pencapaian hasil itu tergantung pada individunya, maka pilihan prioritasnya adalah selalu untuk kebaikan dan tujuan pencapaiannya dirinya sendiri dengan mengesampingkan lingkungannya. Padahal setiap individu tidaklah akan mendapatkan apa yang diusahakannya tanpa dukungan dan restu dari lingkungannya.

Latsus padepokan adalah fasilitas dan kesempatan yang disediakan oleh perguruan untuk memaksimalkan latihan dan hasilnya. Terjadi kesalah-pahaman tentang hal ini, bahwa setiap anggota yang mengikutinya adalah otomatis menjadi anggota ‘istimewa’ dari perguruan Hikmatul Iman. Padahal mereka hanya akan menjadi istimewa apabila mereka memang telah menjadi ‘istimewa’. Artinya, ke-’istimewaan’ tersebut baru akan mereka dapatkan bila mereka mencapai hasil yang diharapkan/ditargetkan setelah melalui masa latihannya tersebut. Jadi, latsus padepokan adalah kesempatan, sarana dan fasilitas yang disediakan perguruan untuk setiap anggota memaksimalkan peluangnya menjadi ‘istimewa’.

Anggota cenderung bahkan selalu dapat mengingat, memahami pengertian dari kalimat-kalimat pemahaman yang diberikan selama masa latsus tetapi tidak pernah meresap dalam dirinya atau mencoba menerapkannya. Anggota cenderung tetap saja melakukannya apa yang mudah dan nyaman baginya dengan alasan pembenaran yang dibuatnya.

Kesalahan berikutnya yang berakibat kegagalan pencapaian adalah, peserta latsus kemudian membiarkan dirinya atau berfikir bahwa dengan hanya mengikuti seluruh materi yang diberikan, mengikuti rutinitas selama latsus seperti karyawan yang telah terprogram oleh aktivitas pekerjaannya maka hasil yang diharapkan akan dicapainya. Tanpa semangat dan antusias sehingga tidak pernah terlihat usaha untuk memahami apa yang sedang dilakukan, memahami proses pencapaiannya dan sebagainya.

Bukan beban fisik yang akan lebih menjadi faktor gagalnya seorang peserta/murid dalam latsus, melainkan mental. Kegagalan dalam mengendalikan pikiran dan menguasai ego, ketidakmampuan memahami latihan dan tujuannya, kekalahan terhadap kondisi. Pemahaman, penguasaan dan pengendalian diri adalah kunci sukses latihan dalam jangka panjang, sementara konsistensi dan komitmen adalah kunci untuk melaluinya hari demi hari.

Latihan di padepokan adalah sebuah program yang disediakan beserta fasilitas dan kebutuhan anggota yang sungguh-sungguh dan benar-benar ingin mendalami keilmuan dan latihan LSBD Hikmatul Iman.

PERSYARATAN ANGGOTA LATIHAN KHUSUS PADEPOKAN HIKMATUL IMAN
1. Anggota Hikmatul Iman Indonesia (Pria),
2. Diketahui dan mendapat restu dari cabang/rantingnya masing-masing. Atau, diketahui dan mendapat restu serta tanda-tangan persetujuan orang-tua/istri/pihak keluarga.
3. Tidak terikat beban; tanggung-jawab sebagai kepala keluarga, hutang, dan lainnya,
4. Berniat dan bersedia mengikuti program latihan dengan segala peraturan dan konsekuensinya tanpa terkecuali,
5. Mengikuti dan lulus tahap seleksi. (seleksi I diadakan oleh ranting/cabang masing-masing untuk mendapatkan ijin/rekomendasi ranting/cabangnya, seleksi II di padepokan.

Penjelasan Persyaratan:
1. A). Telah menjadi anggota Hikmatul Iman Indonesia di ranting atau cabang manapun secara resmi dan telah lulus ujian kenaikan tingkat dasar IV, atau
B). Telah berlatih dan atau mengikuti pelatihan Hikmatul Iman sekurang-kurangnya dua tahun.

2. Tidak sedang terikat dengan semua poin berikut:
• Kewajiban sebagai kepala rumah-tangga, baik sebagai suami, anak lelaki yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga atau pengambil keputusan dalam keluarga ;
• Tidak terikat hutang atau kewajiban terhadap Negara, Swasta atau institusi apapun. Baik itu hutang-piutang, pengabdian (masa bakti), tahanan bersyarat, penjara, hukum adat, pendidikan, dan lainnya;
• Tidak sedang menjalin hubungan yang mengikat dengan wanita. Bagi anggota yang telah berkeluarga (memiliki istri dan anak) dapat mengikuti latsus apabila telah mendapat ijin dan restu serta tanda-tangan surat ijin dari istri dan keluarganya setelah menetapkan/memberikan jaminan penghidupan bagi keluarganya selama minimal satu tahun.

3. Berniat dan berkeinginan sungguh-sungguh untuk berlatih di padepokan selama satu tahun penuh untuk meningkatkan kemampuan diri, mendalami keilmuan dan pemahaman Hikmatul Iman. Tidak akan dan tidak boleh berhenti atau merubah niatnya semenjak hari pertama memasuki masa pelatihan di padepokan. Memahami dan tidak keberatan dengan kondisi isolasif selama program latihan, tertutup dari informasi dan sosialisasi dengan keluaga, kerabat dan teman selama satu tahun. Memahami bahwa kondisi latihan akan sangat berat dan tetap besedia untuk mengikuti seluruhnya dengan segenap kesadaran, tanggung-jawab dan kesungguhan.

4. Mengikuti dan lulus tahap seleksi I (wajib dipenuhi seluruhnya):

- Marathon tanpa henti selama dua jam.
- Sungsang (handstand) tanpa turun selama 3 menit.
- Nafas perut dalam posisi duduk sila selama dua jam tanpa beringsut.

Seleksi materi pilihan (spesialisasi), seleksi tahap II untuk yang lulus tahap pertama, pilih salah satu :

- Mematahkan batu cadas/kali setebal 2cm, berbentuk persegi panjang dengan ukuran 40cm x 25cm dengan ganjal pada pukulan pertama, tehnik pemukulan bisa dengan telapak tangan, punggung tangan, pisau tangan atau kepalan tangan.
- Menebak dengan tepat 3 dari 10 kartu remi yang diletakkan terbalik dengan mata tertutup sebanyak 3 putaran berturut-turut.
- Menguasai jurus putra, putri, bumi, toya, arnis, tendangan bayangan, jurus bayangan, jurus dasar bumi, jurus-jurus halus, angin 1 sampai angin 12, jurus-jurus air dan penyeimbangnya dengan gerakan luwes dan mantap.

CATATAN :
• Berdasarkan syarat no.2 di atas, di sini ranting/cabang terlibat secara langsung tentang anggotanya yang berminat untuk mengikuti pendalaman keilmuan HI melalui program latihan khusus Padepokan Pusat.
• Seleksi pertama akan di atur oleh ranting/cabang anggota tsb. Lebih jelasnya, sebelum merekomendasikan/mengijinkan anggotanya, ranting/cabang terlebih dahulu memastikan apakah anggotanya telah memenuhi semua persyaratan tsb. Persyaratan Latsus digunakan sebagai pedoman seleksi di ranting/cabang.
• Seleksi di padepokan akan diadakan selambat-lambatnya 3 bulan semenjak pengumuman penerimaan ini dipublikasikan. Yang berarti ada waktu +/- 3 bulan bagi setiap anggotanya untuk mempersiapkan diri.
• PENERIMAAN LATSUS II HANYA UNTUK 6 ORANG YANG AKAN DIBAGI KE DALAM 2 GRUP, SETIAP GRUP TERDIRI DARI 3 ORANG.
• Seluruh biaya yang timbul dalam rangka mengikuti seleksi tahap II di Padepokan Hikmatul Iman (bagi yang lulus tahap I) merupakan beban calon peserta pelatihan.
• Seluruh ranting/cabang yang akan meloloskan anggotanya untuk mengikuti pelatihan di Padepokan Hikmatul Iman harus menunjuk salah seorang anggotanya sebagai Penanggung Jawab yang akan bertanggung jawab dalam hal menyeleksi anggota melalui seleksi tahap I dan memberikan rekomendasikan bagi yang sudah lulus seleksi tahap I.
• Seluruh Penanggung Jawab harus mendaftarkan namanya beserta data-data yang lengkap kepada Pengurus Dewan Pelatih melalui Group Dewan Pelatih di Facebook, dengan cara mengirimkan message.
• Ikuti terus informasi terbaru tentang ”gambaran Kondisi yang terjadi pada Latihan Khusus Padepokan selama satu tahun” yang akan disebarkan melalui Group Dewan Pelatih di Facebook, sehubungan dengan penerimaan peserta Latihan Khusus di Padepokan Hikmatul Iman.

Ilmu Hitam Tertinggi di Indonesia

Informasi ini memang mirip cerita, cocoknya dikisahkan ketika dunia belum mengenal jalanan aspal. Mungkin banyak yang bertanya, bagaimana mungkin cerita seperti ini sampai di Internet. Memang kebetulan sumber informasi ini didapat dari orang yang mendalami kanuragan sekaligus melek teknologi.

Di Indonesia terdapat banyak sekali ilmu hitam, dari mulai yang terendah hingga yang tertinggi. Ilmu-ilmu seperti ini dikategorikan tinggi jika memerlukan syarat yang sadis, dan juga ilmu yang didapat menakjubkan. Bahkan beberapa syarat sangat dikutuk oleh semua agama di Dunia.

Ilmu hitam tertinggi yang ada di Indonesia saat ini berjenis, Anti Raga Mati , dimana tubuh pemilik ilmu ini memiliki kemampuan regenerasi sel hingga 100 % dalam hitungan detik. Jika dalam film, kemampuan ini mirip dengan Wolverine di film X-Men atau Claire Bennet dalam serial Heroes. Tidak seperti Clair Bennet di serial Heroes, dia akan mati jika kepalanya terputus. Ilmu hitam tertinggi di Indonesia, yang disebutkan diatas, memiliki topangan hidup yang luar biasa, sehingga pemilik ilmu ini mampu menyambungkan kepala yang sudah terputus. Mengerikan bukan.

Terdapat 3 tingkatan dari Ilmu hitam ini, yaitu Rawa Rontek, Paku Bumi dan Pancasona. Rawa Rontek adalah tingkatan ilmu dimana tubuh pemilik ilmu ini dapat beregenerasi dengan cepat selama tubuhnya terkena air. Paku Bumi adalah tingkatan ilmu dimana tubuh dapat beregenerasi dengan cepat selama tubuhnya menginjak tanah. Sedangkan tingkat ilmu paling tinggi adalah Pancasona, pemilik ilmu ini tidak akan cedera atau mati, selama ada udara, atau masih tinggal di atmosfir bumi.

Untuk ilmu tingkatan paling rendah, yaitu Rawa Rontek, masih saya dengar beberapa orang Indonesia yang memiliki ilmu hitam dengan tingkatan seperti ini, bahkan di kota loh.

Biasanya pemilik jenis ilmu hitam ini memiliki umur yang panjang, bahkan sampai ribuan tahun. Tidak hanya itu, orang yang memiliki ilmu ini biasanya punya banyak koleksi ilmu yang tidak kalah hebatnya.

Bagaimana mendapatkan ilmu ini ?

Sama dengan ilmu hitam yang lain, untuk mendapatkan ilmu seperti ini membutuhkan kerjasama antara manusia dengan Jin. Yaitu sekelompok / Marga Jin yang memiliki kemampuan atau spesialiasi khusus. Jin-jin yang mampu melakukan regenerasi sel, seperti ilmu hitam diatas, biasanya jin dari keturunan dari salah satu jin terkuat, yaitu Jin yang telah hidup sebelum manusia di ciptakan.

Terdapat hanya 2 cara untuk mendapatkan ilmu seperti ini, yaitu mengajukan Proposal atau ditawari proposal. Bisa dengan perantara dan tanpa perantara. Untuk detailnya, maaf sekali saya kurang informasi mengenai hal ini, yang pasti tidak semua orang bisa, apalagi jika mengajukan proposal. Nah jika ditawari proposal, ada baiknya kita menolaknya, karena ilmu-ilmu seperti ini senang di awal, dan menderita di akhir.

Bagaimana pemilik ilmu hitam ini berakhir ?

Sama dengan manusia, kalau tidak mati sendiri berarti mati dibunuh. Hanya saja jika mati sendiri, tubuh pemilik ilmu ini membutuhkan waktu yang lama sekali diproses sakaratul mautnya, karena ketika tubuh sudah tidak dapat lagi menopang hidup, beberapa bagian tubuh berusaha untuk memulihkan diri, dan tubuh akan merasakan sakit yang amat sangat dalam waktu yang lama.

Mungkin kita pernah mengetahui tentang Jenglot. Jadi pemilik ilmu hitam ini tubuhnya tidak bisa hancur bakteri pengurai atau cacing tanah, tetapi mengerut dan terus mengecil, sampai saat dimana tubuhnya berubah menjadi jenglot. Mengerikan ya, sakit dan perih.

Jeglot

Bagaimana mengalahkan ilmu hitam ini ?

Jauhkan dari sumber penopang hidupnya. Jika sumbernya air, jauhkan dari air. Jika sumbernya tanah, jauhkan dari tanah. Jika sumbernya udara, jauhkan dari udara. Cara menjauhkan dari udara bisa membuat kubah hampa udara, atau dibawa ke luar angkasa.

Mari kita perhatikan cerita “Misteri Gunung Merapi” dibawah ini :

2 Orang pencari harta karun di gunung menemukan sebuah peti, dimana seseorang yang memiliki ilmu Rawa Rontek dikurung dalam sebuah peti, alias Mak Lampir. Peti itu sengaja dikunci didalam gua yang penuh bebatuan yang jauh dari air. Seperti kita ketahui ilmu Rawa Rontek adalah ilmu hitam anti raga mati tingkat 3 (Belum Tingkat 1 Lho…), dimana akan selalu hidup dan lebih kuat jika bersentuhan dengan air. Pemilik ilmu hitam ini biasanya memiliki ilmu-ilmu hitam lain yang tidak kalah hebatnya, dalam film ini disebutkan bahwa Mak Lampir juga memiliki Ilmu Melepas Sukma, Sihir dan Telekinetik. Dalam film ini terlihat bahwa Mak Lampir bangkit ketika ada tetesan darah / air menetesi di tubuhnya. Pemilik ilmu Rawa Rontek, tubuhnya memang sulit untuk dimusnahkan. Dalam film ini, seseorang yang bernama Prayogo mengunci tubuh Mak Lampir dalam peti yang sangat rapat jauh dari perairan. Di akhir film ini, terlihat juga bahwa Mak Lampir melakukan pembunuhan terhadap warga kampung. Mayatnya tidak dimakan atau dihisap, hanya dibunuh saja. Inilah syarat yang berat yang harus dilakukan oleh orang yang memiliki ilmu hitam sejenis ini. Misalnya harus membunuh setiap periode tertentu. Film ini fiksi, tapi semua film fiksi diilhami atas cerita-cerita nyata di masa lalu. Jadi memang Ilmu sejenis ini memang ada.

Sumber : www.cempari.com